Sekilas sejarah awal nama hari dan penciptaan dunia dan seisinya

SENIN
Allah menciptakan pohon pada hari Senin
Kata Senin atau Isnain diambil dari bahasa Arab yang berarti dua.
Dalam bahasa Sanskerta hari Senin adalah Soma berarti bulan, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa. Hari Senin adalah hari pertama masuk kerja. Senin juga merupakan hari pertama dalam minggu menurut ISO 86012.

SELASA
Allah menciptakan hal-hal yang tidak disukai pada hari Selasa
Kata Selasa diambil dari bahasa Arab yang berarti tiga.
Dalam bahasa Sanksekerta, nama lain untuk hari selasa adalah Anggara, yang berarti planet Mars, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa.

RABU
Allah menciptakan cahaya pada hari Rabu
3. Kata rabu diambil dari bahasa Arab yang berarti empat.
Dalam bahasa Sanksekerta, nama lain untuk hari rabu adalah Budha, berarti planet Merkurius, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa.

KAMIS
Allah menyebarkan bintang-bintang di bumi pada hari Kamis 
Kata kamis atau khamis diambil dari bahasa Arab yang berarti lima.
Dalam bahasa Sanksekerta, Nama lain  untuk hari kamis adalah Wrehaspati, Wrespati atau Respati yang  berarti planet Yupiter, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa.

JUMAT 
Allah menciptakan Adam pada hari Jum’at setelah Asar, sebagai penciptaan terakhir pada saat terakhir hari Jum’at antara Asar dan malam
Kata Jumat diambil dari Bahasa Arab, Jumuah yang berarti ramai.
Dalam bahasa Sanksekerta, nama lain untuk hari jumat adalah Sukra, yang berarti planet Venus, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa.
Pada hari Jumat umat Muslim beribadah di mesjid dengan melaksanakan Salat Jumat yang beribadah beragama Islam bersembayang pergi ke Mesjid.

SABTU
Allah telah menciptakan bumi pada hari Sabtu 
Kata Sabtu diambil dari bahasa Ibrani, sabat (שבת "shabat") yang berarti "berhenti bekerja".
Dalam bahasa Sanksekerta, hari Sabtu adalah Saniscara, berarti planet Saturnus, mirip dengan pengertian dalam beberapa bahasa-bahasa di Eropa, misalnya dalam bahasa Inggris, hari Sabtu adalah "Saturday" (dari "Saturn" (=Saturnus) + "day" (=hari)).
Dalam bahasa Jawa,disebut  tumpek. Di Bali tumpek adalah hari Sabtu Kliwon.
Hari Sabtu adalah hari istirahat, berheti bekerja, dan hari beribadatnya umat Yahudi.

MINGGU 
Allah menciptakan gunung itu pada hari Ahad 
Kata MINGGU berasal dari bahasa Portugis Domingo".
Dalam bahasa Melayu kata Minggu dieja Dominggu, lalu sekitar abad 19-20, kata ini di eja Minggu.
Dalam Bahasa Arab di sebut Ahad  الأحـدc yang berarti satu
Kata minggu (m dalam huruf kecil) berarti pekan, satuan waktu yang terdiri dari tujuh hari.
Dalam bahasa Sanskerta,nama lain hari Minggu adalah Aditya, Raditya, Redite atau Dite yang berarti matahari, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa.
Hari Minggu adalah sebuah hari libur di negara-negara Barat maupun di beberapa negara di Bumi belahan Timur.
Bagi umat Kristen, hari Minggu merupakan hari untuk beristirahat dan beribadah.
(resource :wikipedia,etc)

Sejarah Tsunami Mematikan Sejak Tahun 6 000 Sebelum Masehi

Sejarah Tsunami Mematikan Sejak Tahun 6.000 Sebelum Masehi
Gempa bumi berkekuatan 8,8 pada Skala Richter (SR) yang mengguncang Jepang, Jumat siang, 11 Maret 2011, menimbulkan gelombang tsunami.  Air setinggi empat meter menghantam pesisir timur Jepang, yang menghadap ke Samudera Pasifik.

Sebenarnya, bencana tsunami sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Pada Desember 2004, tsunami besar terjadi di Aceh. Lalu tiga bulan berikutnya terjadi di Nias. Setahun lagi, tepatnya 17 Juli 2006, tsunami juga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.

Yang teranyar, tsunami terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, 25 Oktober 2010. Seluruh pemukiman yang berada di pantai barat gugusan kepulauan itu diterjang ombak hingga menewaskan ratusan orang.

Rekam jejak tsunami ternyata sudah terjadi sejak tahun 6.000 Sebelum Masehi. Laman media ilmiah Livescience.com mencatat daftar tsunami maha dahsyat yang pernah terjadi di bumi.

6.000 SM

Gugusan salju besar di Sisilia longsor dan jatuh ke laut. Longsor yang terjadi pada 8 ribu tahun lalu ini memicu bencana tsunami tersebar di Laut Mediterrania. Tidak ada catatan sejarah bencana ini. Hanya para ilmuwan geologi memperkirakan tsunami dengan kecepatan 320 kilometer per jam ini mencapai ketinggian gedung 10 lantai.

1 November 1755

Setelah gempa yang menghancurkan Lisbon, Portugal, dan mengguncang sebagian besar Eropa. Orang-orang banyak yang berlindung di perahu. Namun, tsunami justru terjadi. Tak pelak bencana ini menewaskan lebih dari 60 ribu orang.

27 Agustus 1883

Letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda, memicu tsunami yang menenggelamkan pesisir Sumatera, Jawa bagian utara, dan Kepulauan Seribu. Kekuatan gelombang bisa menyeret karang seberat 600 ton ke pantai. 36 Ribu orang meninggal sia-sia.

15 Juni 1896

Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami itu. Saat itu 27 ribu orang meninggal.

1 April 1946

Gempa besar di Alaska menimbulkan gelombang besar di Hawaii. Bencana yang sering disebut sebagai misteri "April Fools Tsunami" itu menewaskan 159 orang.

9 Juli 1958

Gempa berkekuatan 8,3 SR di Alaska menyebabkan gelombang besar hingga 576 meter di Teluk Lituya, Alaska. Ini merupakan tsunami terbesar yang tercatat di zaman modern.

Untung saja, tsunami terjadi di tempat terisolir, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tsunami ini hanya menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, karena kapalnya  karam diterjang ombak.

22 Mei 1960

Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebesar 8,6 SR di Chile. Gempa ini menciptakan tsunami yang menghantam Pantai Chile dalam waktu 15 menit. Gelombang tinggi terjadi hingga 25 meter. Tsunami ini menewaskan 1.500 orang di Chile dan Hawaii.

27 Maret 1964

Gempa Alaska "Good Friday" berkekuatan 8,4 SR, menimbulkan gelombang 67 meter di kawasan Valdez Inlet, Alaska. Gelombang dengan kecepatan 640 kilometer per jam ini menewaskan lebih dari 120 orang. Sepuluh orang di antaranya dari Crescent City, California, yang juga mendapat kiriman ombak setinggi 6,3 meter.

23 Agustus 1976

Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8 ribu orang. Gelombang besar ini juga dipicu gempa bumi di sekitar pantai.

17 Juli 1998

Gempa dengan kekuatan 7,1 SR menghasilkan tsunami di Papua Nugini. Gelombang besar dengan cepat membunuh 2.200 orang.

26 Desember 2004

Gempa maha dahsyat dengan kekuatan 9,3 SR mengguncang di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa paling besar sepanjang 40 tahun terakhir ini menimbulkan gelombang tinggi di Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Setidaknya 320 ribu orang dari delapan negara meninggal dunia. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah.

28 Maret 2005 

Tiga bulan kemudian tsunami juga terjadi di Sumatera. Gempa di lepas pantai Nias yang berkekuatan 8,7 SR itu memicu tsunami besar yang menewaskan 1.300 orang di Pulau Nias, Sumatera Barat.

25 Oktober 2010

Gempa berkekuatan 7,2 SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, menimbulkan serangan gelombang maut, tsunami. Seluruh pemukiman yang berada di pantai barat gugusan kepulauan itu diterjang ombak hingga menewaskan ratusan orang.